Sabtu, 07 Juni 2014

Cerita Dakwah Rasulullah SAW

Ringkasan Sejarah Dakwah Rasul SAW Periode Madinah 


 


DAKWAH RASULULLAH SAW PERIODE MADINAH

Latar belakang


Dikota mekkah telah kita ketahui bahwa bangsa quraisy dengan segala upaya akan melumpuhkan gerakan Muhammad Saw. Hal ini di buktikan dengan pemboikotan yang dilakukan mereka kepada Bani Hasyim dan Bani Mutahlib. Di antara pemboikotan tersebut adalah:

Memutuskan hubungan perkawinan

- memutuskan hubungan jual beli

- memutuskan hubungan ziarah dan menziarah dan lain-lain

Hijrah Nabi Muhammad saw Ke Yatsrib (Madinah)

Faktor yang menorong hijrahnya Nabi saw

1. Ada tanda-tanda baik pada perkembangan Islam di Yatsrib, karena:

pada tahun 621 M telah dating 13 orang penduduk Yatsrib menemuiNabi saw di bukit Akabah.

pada tahun berikutnya, 622 M datang lagi sebanyak 73 orang Yatsrib ke Mekkah yang terdiri dari suku Aus dan Khazraj

2. Rencana pembunuhan Nabi saw oleh kaum Quraisy yang hasil kesepakatannya sbb:

Merea sangat khawatir jika Muhammad dan pengikutnya telah berkuasa di Yatsrib.

Membunuh Nabi saw sebelum beliau ikut pindah ke Yatsrib.

3. Rencana pembunuhan Nabi saw:

Setiap suku Quraisy mengirimkan seorang pemudah tangguh.

Mengepung rumah Nabi saw dan akan membunuhnya saat fajar.


Rencana-rencana tersebut diketaui oleh Nabi saw dan para pemuda qurasy terkacoh. Mereka mengejar dan menjelajahi seluruh kota untuk mencari Nabi saw tetapi hasilnya nihil. Kemudian Nabi bersama pengikutnya melanjutkan perjalanannya menelusuri pantai laut merah

Akhir Periode Dakwah Rasululah di Kota Mekkah
Dengan berpindahnya Nabi saw dari Mekkah maka berakhirlah periode pertama perjalanan dakwah beliau di kota Mekkah. Beliau berjuang antara hidup dan mati menyerukan agama Islam di tengah masyarakat Mekkah dengan jihad kesabaran, harta benda, jiwa dan raga.
Sebelum memasuki Yatsrib, Nabi saw singgah di Quba selama 4 hari beristirahat, Nabi mendirikan sebuah masjid quba dan masjid pertama dalam sejarah Islam. Tepat hari Jumat 12 Rabiul awal tahun 1 hijrah bertepatan 24 September 6 M, Nabi saw mengadakan shalat Jum'at yang pertama kali dalam sejarah Islam dan Beliau pun berkhotbah di hadapan muslimin Muhajirin dan Anshar.

Dakwah Rasulullah Periode Madinah

Penduduk kota Madinah terdiri dari 2 golongan yang berbeda jauh, yaitu:
Golongan Arab yang berasal dari selatan yang terdiri dari suku Aus dan Khazraj
- Golongan yahudi, yaitu orang-orang Israel yang berasal dari utara (Palestina)

Dengan hijrahnya kaum muslimin, terbukalah kesempatan bagi Nabi saw untuk
mengatur strategi membentuk masyarakat Islam yang bebas dari ancaman musuh baik dari luar maupun dari dalam.

Substansi dan Strategi Dakwah Rasulullah saw Periode Madinah

Adapun substansi dan strategi dakah Rasulullah saw antara lain:
-Membina masyarakat Islam melalui pertalian persaudaraan antara kaum Muhajjirin dengan kaum Anshar
- Memelihara dan mempertahankan masyarakat Islam
- Meletakkan dasar-daar politik, ekonomi dan social untk masyarakat Islam

Dengan diletakannya dasar-dasar yang berkala ini masyarakat dan pemerintahan Islam dapat mewujudkan nagara “ Baldtun Thiyibatun Warabbun Ghafur “ dan Madinah disebut “Madinatul Munawwarah ”.

 

·         3. Faktor-faktor yang mendorong hijrahnya Nabi Muhammad keMadinah :1. Tandanya perkembangan dakwah Islam Yastrib karena terjadi perjanjian Aqabah I dan Aqabah II.2. Ada rencana pembunuhan terhadap Rasulullah saw oleh kaum Quraisy yang kesepakatannya di putuskan oleh pemuka-pemuka Quraisy di Darun Nadwah. Mereka menyatakan bahwa :a) Mereka sangat khawatir apabila Muhammad dan pengikutnya   berkuasa pasti Muhammad akan menyerang kafilah dagang Quraisy yang pulang pergi ke Syam.b) Mereka akan membunuh Muhammad sebelum ia ikut pindah ke Yastribc) Mereka menyusun rencana pembunuhan Muhammad dengan cara mengepung rumah Nabi dan akan membunuhnya ketika Rasulullah akan melakukan shalat Subuh.

·         4. Dengan hijrahnya Rasulullah dari Mekkah ini berakhirlahperiode pertama dakwah di Mekkah. Lebih kurang 13 tahunlamanya, beliau berjuang menyerukan Islam di tengahmasyarakat Mekkah. Sebelum memasuki kota Yastrib, Rasulullah singgah diQuba. Disini Rasulullah mendirikan sebuah masjid yangbernama Masjid Quba. Tepat pada Jum’at 12 Rabi’ul Awwal tahun1 Hijriah, Rasulullah, Abu Bakar dan Ali Bin Abi Thalib telahmemasuki kota Yastrib. Mereka mendapat sambutan penuh haru,hormat dan diiringi puji-pujian dari seluruh masyarakatMadinah. Pada hari itu juga, Rasulullah mengadakan shalatJumat yang pertama kali dan berkhutbah di hadapan kaumMuhajirin dan kaum Anshar. Sejak saat itu kota Yastrib berubah namanya menjadiMadinah Nabi atau Madinah Rasul. Orang yang pindah/ hijrahmendapat sebutan Muhajirin dan penduduk asli Madinahdisebut Anshar yang artinya pembela.

·          5, Memelihara dan mempertahankan masyarakat muslim. Rasulullah membuat perjanjian persahabatan dan perdamaian dengan kaum Yahudi yang berdiam di dalam kota Madinah, isi perjanjian itu antara lain : a. Kebebasan beragama. b. Semua lapisan baik Yahudi maupun muslimin harus tetap tolong menolong dan saling membantu untuk mempertahankan kota apabila ada serangan dari luar. c. Apabila terjadi perselisihan antara muslim dan Yahudi maka urusan tersebut diserahkan kepada Alah dan rasul (Al Qur’an dan hadist) d. Mengakui dan menaati kesatuan pimpinan untuk kota Madinah yang disetujui dipegang oleh Nabi Muhammad.Ø Membina masyarakat muslim melalui persaudaraan antara kaum Muhajirin dan Anshar.Ø5. Beberapa hal yang dilakukan oleh Rasulullah saw yang berkaitandengan substansi dan strategi dakwah pada periode Madinahantara lain :

·        6.  Meletakkan dasar-dasar politik, ekonomi , dan sosial untuk masyarakat Islam. Melalui wahyu yang turun di kota Madinah dimana sebagian besar berkaitan dengan pembinaan hukum Islam, Nabi Muhammad dapat menetapkan dasar- dasar yang kuat bagi masyarakat muslim dalam berbagai aspek kehidupan. Dengan dasar-dasar yang kokoh ini terbentuk sebuah masyarakat dan pemerintahan Islam sehingga terwujud baldatun tayyibatun warabbun gafur yaitu suatu negara yang aman, makmur dengan limpahan karunia Allah yang Mahakasih. Nama lain dari kota Madinah adalah Madinatul Munawwarah yang artinya ‘kota yang bercahaya’.Ø6.

·         7. Beberapa hikmah yang dapat diambil dari sejarah dakwahdan pengembangan islam dalam periode Madinah antaralain :1. Terjalinnya persaudaraan sebagaimana oleh kaum Muhajirin dan Anshar2. Sikap menjaga persatuan dan saling menghormati antarsesama pemeluk agama dapat terwuju dengan mengadakan perjanjian dan berkomitmen menepati janji seperti halnya yang dilakukan oleh kaum muslimin dan Yahudi Madinah3. Memahami dan menyadari bahwa kita wajib menjalin hubungan yang baik dengan Allah dan sesama manusia

Tidak ada komentar:

Posting Komentar